Minggu, 15 April 2012

Shifat-shifat yang ta'luq

                                                                                          
                                                                          
                                                                  I S L A M  D A N  I L M U  T A U H I D   


Shifat-shifat yang ada ta’luqnya.

Dibawah ini tersebut ( enam ) yang ada ta’luqnya dan  tersebut pula terbagi (dua puluh) shifat itu dengan (empat) bagian. Artinya ta’luq yaitu : Tuntut shifat akan pekerjaan yang bertambah dari  pada berdiri shifat kepada dzaat adanya.

a.      Enam  shifat  yang  ada ta’luqnya.

Qudraht      : ta’luq ta-atsiir segala mumkin,           (mumkin maujud).

Iraadaht      : ta’luq  ta-atsiir segala mumkin,          (mumkin maujud).

Sam’un      : ta’luq  ankasyaf  segala  maujud,   (hhaadanya maujud).

Basharun      : ta’luq  ankasyaf  segala  maujud       (maujud qadiim).
‘Ilmun           : ta’luq  ankasyaf   segala  wajib,             (segala mustahil).
Kalaamun       :  ta’luq  dalalaht   segala  wajib,                  (segala jaa-iz).
Adapun masalah ta’luq seumpama qudraht yakni  kuasa maka menuntutlah ia  akan  kecitaan  atau  harapan  yang  dikuasakannya,  demikian pula masalah lain-lain ta’luq  pada  shifat lain-lain  adanya.
b.      Empat  bagian  dari  dua  puluh  shifat.
1}.     Shifat  Nafsiyaht :  [Wujud] Artinya shifat  nafsiyah  yaitu :  Hal  yang  wajib bagi dzaat, selama dzaat  bersifat   wujud  tiada karenakan dengan suatu  karena.
2}.    Shifat Shalbiyah : Qidamun,  Baqa-un,  Mukhalafatuhu lilhawaditsyi, Qiyaamuhu ta’ala  binafsihi,  Wahdaa-niyaht, (5 shifat).
Artinya [shifat shalbiyah] yaitu : Ibarat dari pada menafikan barang yang  tiada  layak  (pantas) kepada Allah Jalla  wa  ‘azza  jua  adanya.
3}.  Shifat Ma ‘aniy : Qudraht,   Iraadaht,   ‘Ilmun,   Hayyatun,   Sam’un,  Basharun,   Kalaamun.  (7 shifat
Artinya [shifat ma‘aniy] yaitu : Tiap-tiap shifat yang maujud yang  berdiri kepada Dzat yang  maujud mewajibkan Dzat  bershifat suatu hukum, yaitu  [shifat  ma nawiyah]  adanya.
4}.   Shifat  Ma nawiyah :   Qaadirun,  Muriydun,  ‘Aalimun,  Hayyun, Samii ‘un,  Bashiirun,  Mutakallimun. (7 shifat).
Artinya [shifat ma’nawiyah]  yaitu : Hal yang itsbat bagi Dzat bershifat ma’nawiyah dikarenakan dengan shifat ma‘aniy maka jadi keduanya itu berlajim-lajiman   adanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar